Thursday, December 24, 2009

Persediaan

aduhai
bercampingan tutur
bersiuran gayanya

wataknya dicurigai sendiri
mengira detik sepersatu
sambil terus melangkah
hilai tawa sibuk
orang yang berserakan
menambah lagi desus

aduhai
tanggapan yang merencana
rancak menghauskan

arus menanti terus
setiapnya menaruh pembalikan
menghadirkan sepersaat nikmat
selagi belum tiba