aduhai
bercampingan tutur
bersiuran gayanya
wataknya dicurigai sendiri
mengira detik sepersatu
sambil terus melangkah
hilai tawa sibuk
orang yang berserakan
menambah lagi desus
aduhai
tanggapan yang merencana
rancak menghauskan
arus menanti terus
setiapnya menaruh pembalikan
menghadirkan sepersaat nikmat
selagi belum tiba