Saturday, September 12, 2009

Selangit Damai

Lihatlah sana
benar-benar di gigi awan
burung-burung camar berterbangan

Lihatlah sana
tepat di lidah langit
mega senja jingga kemerahan

Lihatlah sana
diperkarangan ombak
tertulis puisi beritma

Lihatlah sana
sang kecil berlari di tepian
ketawa, menghilai indah

Lihatlah sana
para penghuni pantai
turut menemani dengan siulan

Lihatlah sana
saki baki petang yang tenang
sebelum malam menghabiskan sisa senja
rasailah sepuasnya nikmat sehari yang damai
esok terbitnya tentu belum pasti

No comments: